Buat teman-teman yang lagi kepepet butuh pinjaman tunai, kali ini saya mau merekomendasikan Kredivo sebagai aplikasi fintech pinjaman tunai dan kredit online untuk teman-teman coba. Selain syarat daftarnya mudah dan nggak perlu dokumen ini itu yang ribet, Kredivo juga merupakan fintech yang kredibel dan terpercaya. Bahkan, jadi produk kredit digital pertama yang terdaftar dan mendapat izin dari OJK.

Jangan sampai salah pilih fintech apalagi pakai yang ilegal, ya. Pengalaman saya sendiri udah jadi nasabah Kredivo sejak satu tahun yang lalu. Di mana waktu itu, fasilitas Kredivo masih terbatas cuma untuk cicilan barang aja di e-commerce kayak Bukalapak, Lazada, Shopee, JD.id, Tokopedia, dan yang lainnya. Nah, sejak akhir tahun 2018, Kredivo mulai merilis fitur pinjaman tunai nih. Yang mana lewat fitur inilah, saya sebagai pengguna bisa mencairkan limit di akun Kredivo saya jadi pinjaman tunai.

Tapi, saya pun baru coba fitur pinjaman tunai ini beberapa bulan yang lalu karena suatu kebutuhan. Keuntungan apa aja sih yang saya dapat dari fitur pinjaman tunai Kredivo? Lalu, apa bedanya Kredivo dengan aplikasi pinjaman tunai online sejenisnya? Berikut ini jawabannya.

  1. Jumlah pengajuan pinjaman bisa disesuaikan dengan kebutuhan

Bedanya Kredivo dengan aplikasi pinjaman lain, Kredivo akan langsung memberikan sejumlah limit kepada kita apabila pendaftaran sudah disetujui. Kalau dulu maksimalnya Rp 20 juta, sekarang udah bisa sampai Rp 30 juta, lho. Khususnya bagi pengguna Premium. Nah, limit inilah yang nantinya bisa kita gunakan sesuai kebutuhan. Mau cicilan bisa, mau dicairkan jadi pinjaman juga bisa. Sementara di aplikasi pinjaman sejenis lainnya, umumnya kita langsung daftar sekaligus ajukan jumlah uang yang mau kita pinjam. Habis itu pinjaman cair, selesai, waktunya bayar.

Sementara di Kredivo, limit yang kita miliki bisa dimanfaatkan secara maksimal. Tapi, maksud maksimal di sini bukan berarti bisa dipakai setiap waktu tapi nggak mikirin cara bayarnya ya. Maksudnya adalah, limitnya bersifat tetap dan akan berkurang hanya kalau kita pernah melakukan transaksi dengan Kredivo: baik itu cicilan barang atau pinjaman. Mencicil barang dan pinjam uang bisa dilakukan sekaligus di Kredivo selama limit kredit kita masih mencukupi. Dan yang paling penting, disesuaikan sama kemampuan keuangan, jangan sampai terjadi kredit macet karena akan memperburuk skor kredit kita sendiri.

Untuk pinjaman tunai, jumlahnya bisa disesuaikan kebutuhan. Kalau butuhnya kecil, bisa pakai fitur pinjaman mini yang minimal pengajuannya mulai dari Rp500.000 dalam tempo 30 hari. Kalau yang dibutuhkan lumayan besar, maka kita bisa pilih fitur pinjaman jumbo dengan minimal pengajuan sebesar Rp 1 juta dan maksimal sebesar limit yang kita miliki untuk tenor 6 bulan. Misalnya, di akun saya, limit yang tersedia untuk tenor 6 bulan ada Rp 10 juta. Itu artinya, saya bisa ajukan pinjaman maksimal di Kredivo maksimal sampai Rp 10 juta, dengan opsi tenor 3 atau 6 bulan.

  1. Nggak perlu lagi gestun kartu kredit

Kalau kamu pernah gestun kartu kredit, pasti tahu kan berapa besaran bunganya dalam sekali gestun? Nah, yang menarik dari Kredivo, sebenarnya fitur pinjaman tunai ini bisa dibilang mirip fitur gestun di kartu kredit perbankan. Bedanya, suku bunganya jauh lebih rendah dengan tenor angsuran yang lebih variatif.

Nggak cuma itu, Kredivo juga nggak membebankan biaya atau tagihan apa pun kepada kita kecuali kalau kita melakukan transaksi. Nggak ada yang namanya biaya bulanan, biaya tahunan, atau biaya kartu seperti halnya yang ada di kartu kredit. Kita hanya wajib bayar tagihan atau cicilan apabila pernah melakukan transaksi.

  1. Bunga rendah dan ramah kantong

Dari sekian banyak fintech yang legal dan aman digunakan, buat saya, Kredivo termasuk yang menerapkan suku bunga paling rendah dan ramah kantong. Cuma 2,95% per bulan: untuk angsuran pinjaman atau cicilan di berbagai merchant. Suku bunga termasuk hal yang penting untuk dipertimbangkan sebelum kita ambil cicilan atau mengajukan pinjaman. Sebab, besar kecilnya angsuran yang perlu kita bayar akan sangat dipengaruhi oleh tingkat suku bunga. Oh iya, suku bunganya Kredivo ini juga bersifat tetap, lho.

  1. Tenor pinjaman maksimal bisa sampai 6 bulan

Untuk kategori pinjaman tunai online yang pencairannya cuma dalam waktu beberapa hari, Kredivo termasuk fintech yang berani menawarkan tenor variatif: mulai 30 hari, 3 bulan, dan maksimal 6 bulan. Menurut saya, untuk ukuran fintech, 6 bulan termasuk tenor yang panjang dan cukup lama. Beberapa bulan lalu, saya memilih menggunakan fitur pinjaman jumbo dan mengambil tenor 3 bulan karena pinjaman yang saya ajukan hanya sekitar Rp 2 jutaan. Sekarang, pinjamannya udah lunas dan limit saya jumlahnya udah balik lagi ke semula.

Selain proses pengajuan pinjamannya yang gampang banget, histori transaksi atau pinjaman saya juga tercatat rapi, beserta tanggal jatuh temponya per bulan, di aplikasi Kredivo. Yang paling penting, sebelum pengajuan pinjaman di-submit, saya juga dikasih simulasi angsuran pinjaman yang cukup transparan. Sebagai nasabah, saya jadi tenang kalau ada simulasi semacam ini karena menghindari adanya biaya-biaya tersembunyi yang muncul di kemudian hari.

Buat kamu yang tertarik, kamu bisa daftar akunnya sekarang dengan cara download aplikasi Kredivo di Google Play Store atau App Store. Selamat mencoba, ya!