Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup Secara Tepat dan Akurat

  • 2 min read
  • May 02, 2021
Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Cara menggunakan mikrometer sekrup tidak bisa dilakukan oleh orang yang bukan ahlinya atau tidak bisa membacanya. Kenapa? Karena mikrometer sekrup tidak seperti penggaris yang mudah untuk dibaca.

Untuk itu Anda perlu mempelajari cara membacanya. Tidak hanya itu saja Anda juga butuh pengetahuan cara menggunakan mikrometer sekrup. Berikut ini teori tentang Mikrometer Sekrup yang kami lansir dari detech.co.id.

Mengenal Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup adalah sejenis alat pengukur yang digunakan untuk mengukur benda yang tipis yang tidak dapat diukur oleh penggaris. Mungkin bagi Anda yang belum kenal mikrometer sekrup masih bertanya bagaimana alatnya? Bagaimana penggunaannya dan pertanyaan yang lainnya.

Untuk itu pada paragraf selanjutnya akan membahas tentang mikrometer sekrup. Tahukah Anda penggaris memang suatu hal umum dan mudah untuk digunakan. Batas minimal yang bisa diukur penggaris yaitu 1 milimeter atau 0,1 centimeter. Bagaimana jika ada benda yang lebih tipis dari pengukuran penggaris? Solusinya dengan mengukurnya menggunakan mikrometer sekrup.

Mikrometer sekrup memiliki pengukuran yang dapat mencapai minimal pengukuran yaitu 0,01 milimeter. Objek yang diukur menggunakan mikrometer sekrup merupakan objek yang kecil sesuai dengan batas minimalnya. Jadi jika Anda memiliki benda yang seperti itu bisa menggunakannya.

Bagian-Bagian Dari Mikrometer Sekrup

  • Anvil

Bagian dari mikrometer sekrup yang berupa poros tidak dapat bergerak. Bagian Ini biasanya digunakan untuk menempelkan objek setelah itu poros gerak digeser sampai menjemput objek.

  • Pengunci

Bagian yang digunakan untuk mengunci agar objek tidak bergerak lagi sehingga pengukurannya akurat.

  • Spindel

Bagian dari mikrometer sekrup yang berupa prosa bergerak yang bentuknya komponen silinder. Potos ini dapat bergerak karena digerakkan oleh thimble.

  • Sleeve

Bagian statis dari mikrometer sekrup yang bentuknya silinder tempat dituliskannya skala pengukuran. Terdapat dua jenis skala yaitu skala nonius dan skala tetap.

  • Rangka

Komponen yang ada pada mikrometer sekrup yang memiliki bentuk C. Komponen ini digunakan untuk menyatukan poros tetap dan juga komponen yang lainnya. Rangka yang dimiliki oleh mikrometer sekrup ini tebal agar dapat menjaga objek tidak bergerak dan tepat dalam pengukurannya.

  • Thimble

Bagian dari mikrometer sekrup yang dapat digerakkan tangan pengukurnya.

  • Ratchet

Bagian dari mikrometer sekrup yang dapat digerakkan secara perlahan dalam pergerakan poros geser jika dibandingkan dengan thimble.

Cara Menggunakan Mikrometer Sekrup

Setelah Anda mengetahui apa itu mikrometer sekrup selanjutnya Anda juga harus tahu Cara menggunakan mikrometer sekrup. Berikut inilah langkah-langkah yang tepat.

  1. Letakkan objek yang akan diukur menempel di bagian poros tetap
  2. Kemudian tumbler diputar sampai objeknya terjepit dan porosnya menjadi geser.
  3. Pada bagian ratchet bisa diputar untuk mendapatkan perhitungan yang lebih vairan dengan cara menggeser poros gear dengan perlahan.
  4. Setelah Anda yakin bahwa objek sudah terjepit oleh dua poros Anda bisa membaca skala utama dan skala nomina sebagai hasil pengukuran.

Cara membaca skala pada mikrometer sekrup

Berikut ini cara membaca skala pada mikrometer sekrup agar tidak salah dalam perhitungannya.

  • Silahkan Anda baca pada bagian skala utama atau harus horizontal. Skala utamanya memiliki skala 1 milimeter.
  • Silahkan baca skala utama di bagian bawah garis horizontal. Silakan tambahkan 0.5 atau 0.3 milimeter tergantung dari banyaknya garis bawah di antara harus atas.
  • Silahkan baca skala nonius yaitu skala 0,01 milimeter.

Misalkan

  • Skala utama yang ada pada bagian atas yang berupa garis horizontal adalah 3 milimeter.
  • Skala utama pada bagian bawah harus horizontal adalah 0,6 milimeter
  • Skala noniusnya adalah 0,47 milimeter

Jadi perhitungannya yaitu 3 + 0,6 + 0,47 = 4,07 milimeter

Cara menggunakan mikrometer sekrup tergolong mudah bukan? Jadi jika Anda membutuhkan pengukuran untuk benda yang tipis bisa menggunakannya. Dengan mengetahui cara pengukuran dan cara membacanya Anda akan lebih akurat dalam mengukur.