Tips Sukses Bisnis Minimarket Rumahan yang Harus Kamu Ketahui

  • Psms
  • Dec 11, 2021

Bisnis minimarket masih berdiri kokoh di tengah kondisi dan dukungan yang tepat. Di Singapura misalnya, dengan kepadatan penduduk yang sedemikian tinggi dan perumahan yang kadang memuat ribuan rumah tangga dalam 10 blok, minimarket masih menjadi pilihan.

Bagi mereka, minimarket yang bisa dijangkau dengan mudah hanya dengan keluar beberapa langkah dari depan pintu menawarkan banyak kenyamanan. Selain hemat waktu, ini juga mampu menghemat sumber daya dan biaya transportasi. Pemilihan lokasi yang tepat tampaknya menjadi bagian nomor satu dari tips bisnis minimarket yang sukses.

Minimarket biasanya memahami dengan baik kebutuhan pelanggan karena kebanyakan di antara mereka tinggal di dekat lokasi bisnis berada. Mereka biasanya adalah pelanggan tetap dan memiliki hubungan personal yang baik dengan pengelola.

Pemahaman yang baik terhadap konsumen ini juga menjadi nilai lebih bagi sebuah minimarket yang ingin bertahan di pasaran. Meskipun untuk sampai ke tahap ini Anda akan memerlukan waktu yang relatif lama.

1. Memilih Usaha Mandiri atau Waralaba

Ada orang yang memilih usaha mandiri di mana konsep dan namanya merupakan milik sendiri. Namun sekarang Anda bisa lebih mudah membuka usaha minimarket karena waralaba atau franchise yang menawarkan kerja sama sudah cukup banyak di pasaran.

Keuntungan membuka usaha dengan model waralaba adalah kemudahan yang ditawarkannya. Mulai dari pemasaran hingga konsep dan brand-nya sudah dikenal publik. Yang perlu Anda lakukan hanya memberikan biaya tertentu yang dipotong dari laba. Ini merupakan tips bisnis minimarket yang cukup jitu dan mempermudah usaha Anda.

2. Buat Perencanaan Bisnis Minimarket

Membuat rencana bisnis minimarket bisa dimulai dengan menentukan nama, struktur bisnis apakah itu PT, CV atau usaha pribadi. Setelahnya, buat daftar barang dan layanan apa saja yang akan Anda tawarkan dan perkiraan dana yang Anda perlukan untuk menyediakannya.

Langkah kedua, buat rencana pemasaran dengan menganalisis kompetitor dan target pasar Anda. Data-data yang bisa Anda gunakan antara lain dari Badan Pusat Statistik atau meminta bantuan kepada Dinas Koperasi dan UMKM.

Lakukan riset tentang bagaimana industri minimarket Anda akan berjalan, buat rencana promosi, logo serta bagaimana langkah memahami dan mempertahankan loyalitas pelanggan.

3. Perhitungkan Modal yang Anda Butuhkan

Besaran modal awal yang Anda butuhkan biasanya bervariasi, tergantung dengan harga properti di tempat Anda akan mendirikan usaha.

Jumlah yang Anda butuhkan mungkin berkisar antara Rp50.000.000 hingga Rp1 miliar. Pastikan Anda mengetahui hal-hal apa saja yang berhubungan dengan pembukaan usaha minimarket dan besaran biaya untuk memperkirakan modal yang dibutuhkan.

4. Persiapkan Perizinan dan Asuransi

Dalam membuka usaha apa pun, termasuk bisnis minimarket, perizinan adalah hal paling vital. Pastikan Anda memahani serta memenuhi persyaratan hukum yang ditetapkan oleh pemerintah setempat.

Di Indonesia sendiri ada beberapa izin yang harus Anda miliki antara lain surat izin gangguan, surat keterangan domisili perusahaan, surat pendaftararan jika Anda membeli lisensi waralaba.

Barang-barang tertentu seperti alkohol mungkin memerlukan izin jual tersendiri. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa menghubungi Dinas Koperasi dan UMKM setempat.

5. Menyiapkan Tempat

Lokasi paling ideal untuk mendirikan minimarket adalah tempat yang mudah ditemukan. Anda juga harus menyediakan lahan parkir yang cukup.

Pertimbangkan memilih lokasi strategis misalnya di sekitar daerah perumahan, tempat kost, daerah dekat terminal, mal atau komplek perkantoran. Anda bisa melakukan survei kecil-kecilan atau mencari informasi dari Dinas Koperasi setempat.

Related Post :